LOMBOK BARAT

Hj. Khaeratun Fauzan Khalid Ingin PPI Lobar Bersinergi Dengan Semua Komponen

LOMBOK BARAT, lombokinfo.co.id – Setelah dilantik sebagai Ketua PPI (Pita Putih Indonesia) Lombok Barat Hj. Khaeratun Fauzan Khalid berharap agar semua pihak dapat bersinergi untuk mencegah terjadinya kematian ibu dan bayi serta stunting.

Sinergi dan kolaborasi ini menurut Hj. Khaeratun sangatlah diperlukan agar dapat bergerak cepat dan bersama sama untuk menurunkan kasus kematian ibu dan bayi serta stuning. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PPI Lobar Hj. Khaeratun Fauzan Khalid usai dilantik sebagai Ketua PPI Lobar bersama semua pengurus PPI Lobar oleh Ketua PPI NTB Hj. Niken Zulkiflimansyah di Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB, Sabtu, 4 Desember 2021.

Menurut Hj. Khaeratun Pemerintah Daerah Lombok Barat dan sejumlah organisasi perempuan yang ada di Lobar juga telah melaksanakan program tersebut. Karenanya dengan adanya sinergi dan kolaborasi antara PPI, Pemda, dan organisasi lainnya tentu kasus kematian ibu dan bayi serta stunting di lobar menjadi atensi khusus berbagai pihak.

“Tentu Pemerintah Daerah dan Organisasi wanita lainnya sudah memiliki dan melaksanakan program program tersebut sehingga dibutuhkan komunikasi, sinergi dan kolaborasi agar lebih efektif,” jelasnya.

Menurut Hj Khaeratun, dengan bergerak bersama sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama ia optimis dapat meminimalisir dan menurunkan kasus kematian ibu dan bayi serta kasus stunting di kabupaten Lombok Barat. Selain itu dengan kolaborasi ini juga akan memberikan ruang yang lebih banyak bagi semua pihak untuk bergerak bersama dalam menjaga kesehatan ibu dan anak serta memberikan bimbingan terkait pola asuh anak.

Hal ini karena Pita Putih Indonesia (PPI) merupakan anak organisasi Pita Putih Internasional yang mendukung kesehatan ibu dengan berkampanye untuk lebih banyak sumber daya dan kebijakan yang tepat untuk mencegah kematian ibu dan bayi baru lahir.

“Insya Allah dengan Kolaborasi dan kerjasama semua pihak kami optimis dapat menjaga kesehatan ibu dan bayi serta menurunkan angka stunting. Tentu hal tersebut juga perlu diikuti dengan bimbingan tentang pola asuh anak sehingga kasus stunting dapat kita turunkan di Lombok Barat.” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa PPI memiliki tujuan mulia dalam mendukung program pemerintah daerah khususnya pada kesehatan ibu dan bayi. Dalam menjalankan misinya PPI memberi perhatian khusus pada 3 terlambat dan 4 terlalu yang cukup rentan menyebabkan terjadinya kasus kematian pada ibu dan bayi.

“Tiga terlambat itu adalah terlambat mengambil keputusan, terlambat transportasi, terlambat penanganan di fasilitas kesehatan, dan juga empat terlalu yakni terlalu tua, terlalu muda, terlalu sering melahirkan dan terlalu banyak anak,” ungkapnya

Dalam acara pelantikan yang dilaksanakan di Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Ketua PPI (Pita Putih Indonesia) Kabupaten Lombok Barat Hj. Khaeratun Fauzan Khalid bersama sejumlah pengurus PPI Lobar dilantik secara resmi oleh Ketua PPI Nusa Tenggara Barat Hj. Niken Zulkiflimansyah.

Acara pelantikan dilaksanakan secara serentak bersama pengurus PPI Kabupaten Lombok Timut, Lombok Tengah dan Kota Mataram. Hadir dalam pelantikan tersebut Asisten I Setda Propinsi NTB Baiq Eva Nurcahyaningsih, M.Si bersama sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov NTB.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button