Mataram – Hj. Niken Saptarini Widyawati,M.Sc dilantik menjadi Ketua Umum Pita Putih Indonesia (PPI) Provinsi NTB masa bhakti 2021-2026, Sabtu 17 april 2021. Kehadiran PPI di NTB menambah semangat Pemerintah dalam mengatasi masalah kematian ibu dan bayi pada saat melahirkan.

Ketua PPI NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati dalam kesempatannya menuturkan, dengan adanya PPI di NTB saat ini tentunya dapat membantu pemerintah dalam menuntaskan permasalahan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) sebagai salah satu tugas dari PPI.

“Di NTB, saat ini kita mengalami kenaikan di angka kematian bayi dan ibu meningkat di masa pandemi serta stunting, dengan adanya pita putih indonesia di NTB akan membantu penanganan masalah ini,” papar Hj. Niken.

Bunda Niken, sapaan akrabnya menyampaikan, PPI NTB akan segera bekerja dan menjalin kemitraan dengan stakeholder terkait dalam rangka menjalankan program penuntasan AKI, AKB serta program-program lainnya.

Beberapa rencana kegiatan PPI NTB diantaranya, Pembentukan Organisasi PPI Kabupaten/Kota, Pelatihan Penguatan Kapasitas bagi Pengurus PPI, Pelatihan Kader Pemberdayaan Manusia (KPM).

Untuk kegiatan lapangan, PPI akan melakukan sosialisasi 6 perilaku cegah stunting diantaranya, bumil minum tablet tambah darah, mengikuti kelas bumil, asi eksklusif & PMBA(pemberian makan bayi dan anak), rutin kunjungi posyandu, CTPS(cuci tangan pakai sabun), menggunakan jamban sehat.

Sosialisasi  Kespro dan PUP bagi Remaja melalui Jalur Formal dan Non Formal juga dilakukan sebagai bentuk pencegahan, Identifikasi faktor penghambat  percepatan penurunan stunting. Evaluasi Progres Pencapaian Penurunan Stunting di NTB serta Diseminasi Informasi PHBS, KIBLA, Imunisasi & Gizi bagi Perempuan.

Ketua PPI Pusat, Dr.Ir. Dra. Hj. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd menyambut baik rencana PPI NTB tersebut. Ia berharap PPI NTB menjadi garda terdepan dalam penanganan penuntasan AKI, AKB, dan stunting di NTB.