Mataram – Agar kondisi daerah dibawah ancaman pandemi Covid – 19 tak terus berlarut, seluruh pihak bergotong – royong berkontribusi menekan jumlah kasus yang terkonfirmasi. Seperti halnya di Kota Mataram yang disebut – sebut sebagai epicentrum sebaran Covid-19 di Nusa Tenggara Barat, kini telah dapat dikendalikan berkat peran seluruh pihak yang terlibat tanpa terkecuali para calon kepala daerah Pilkada serentak 2020.

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram H. Baehaqi dan Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi mengatensi ancaman besar yang dimungkinkan akan muncul di akhir tahun ini, yakni gelombang inveksi Covid-19 klaster pilkada. Berangkat dari perhatiannya inipun, ia menyiasatkan strategi khusus untuk mendukung upaya pemerintah dalam hal menekan angka terkonfirmasi Covid-19. Yakni dengan membentuk tim khusus penanganan Covid, dengan menerjunkan sejumlah ambulan yang bisa dimanfaatkan masyarakat umum untuk mendapatkan layanan perawatan rumah sakit.

Ambulan “BARU 4” dihajatkan untuk mendekatkan masyarakat dengan pelayanan kesehatan rumah sakit. Ambulan ini beroperasi selama 24 jam, untuk membantu upaya pemerintah menjemput dan mengantarkan masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan medis, terlebih pasien yang terkonfirmasi Covid-19. Calon Wakil Wali Kota Mataram Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi menyampaikan jika setiap relawan BARU yang mengoperasikan ambulan telah dibekali dengan pelatihan penanganan pasien Covid-19.

“Kami tugaskan para driver kalangan relawan yang gesit, siap bertugas 24 jam. Ambulan ini akan langsung bisa terakses dengan layanan kesehatan rumah sakit. Insha allah cepat, dan kami tahu apa yang harus dilakukan dulu untuk pertolongan pertama masyarakat menuju rumah sakit,” kata Calon Wali Kota Mataram Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi saat ditemui pada Kamis (1/10).

Selain melalui layanan jasa ambulan, paket komplit pasangan Baehaqi dan Diyah Ratu Ganefi nomor urut 4 ini juga pasalnya akan membentuk program kesehatan khusus yang lebih dekat dengan masyarakat. Program itu berupa layanan 1 Puskesmas, 1 Ambulan dan 1 Dokter di setiap kelurahan yang tersebar di Kota Mataram.

“Program satu puskesmas satu ambulan dan satu dokter di setiap kalurahan. Untuk mendukung lingkungan yang nyaman serta menjamin kesehatan masyarakat lebih baik,” pungkasnya.

BacaGan