Mataram – Lembaga Sertifikasi Profesi Parawisata Pesona Indonesia (LSP3I) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) gelar Pelatihan Tour Leader Tour Guide di Mataram pada Sabtu (12/09).

Pelatihan itu di gelar untuk memberikan edukasi dan menjamin para pelaku Tour Leader memiliki legalitas dalam menjalankan usahanya sehingga dapat pengakuan dari pemerintah.

Salah seorang penggagas kegiatan tersebut, H. Erik Arnowo menyampaikan tujuan kegiatan agar para Pelaku Usaha Travel beroperasi secara legal dan profesional.

“Sertifikasi ini banyak manfaatnya, terutama untuk membantu perizinan dan melanjutkan jenjang yang lebih tinggi dalam artian saat mereka harus mengikuti lisensi menjadi Tour Guide mereka paling tidak memiliki sertifikasi dan itu standar yang memang pemerintah anjurkan,” katanya.

Profesionalisme dalam memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan menjadi penting mengingat geliat pesatnya industri pariwisata di NTB. Pelatihanpun dibimbing oleh para profesional di bidangnya.

“Kelebihan mengikuti pelatihan ini adalah bisa mendapatkan materi terkait apa tugas dan fungsi sebenarnya sebagai seorang Tour Leader dan Tour Guide. Peserta akan dibimbing agar dapat menjadi pemandu wisata yang baik dan profesional. Dalam hal itu kita siapkan orang yang profesional untuk memberikan materi,” jelas Erik.

Erik juga mengatakan para peserta pelatihan ini nanti akan mendapatkan sertifikasi resmi dari Lembaga Sertifikasi Profesi Parawisata.

“Semua peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan sertifikasi resmi. NSP nya dari Lembaga Sertifikasi Profesi Parawisata Pesona Indonesia,” jelas dia.

Pelatihan di ikuti oleh 26 orang dari 18 travel agen yang sangat antusias. Muslehudin misalnya, peserta dari travel PT. Nabila Inti Persada mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat dan mendapatkan legalitas yang diakui oleh pemerintah.

“Saya mengikuti pelatihan ini 2 kali, pertama dulu saya ambil materi tentang tour leader. Nah sekarang ini saya mengambil materi tentang Tour Guide. Dengan mengikuti pelatihan ini saya bisa meningkatkan kompetensi juga untuk mendapatkan Legalitas yang diakui oleh lembaga sertifikasi, karena banyak juga temen-temen yang berprofesi sebagai Tour Leader, Tour Guide yang belum memiliki sertifikasi, Karena sebagai pemandu wisata, sebagai Tour Leadernya, kita harus menunjukkan bahwa kita harus sudah memiliki sertifikasi,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasinya terhadap pihak penyelenggara, karena pelatihan dinilai sangat bermanfaat terutama dimasa pandemi covid-19.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini, karena telah menghadirkan beberapa asesor untuk menguji kompetensi dari travel kami,” ucapnya.

mAn