Lombok Timur – Peraturan Gubernur NTB nomor 50 tahun 2020, tentang Penerapan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid19) dan Peraturan Daerah Provinsi NTB nomor 7 tahun 2020 tentang Penanggulangan Penyakit menular, telah digulirkan.

Untuk mengawal penerapan dua Peraturan Pemerintah tersebut Dinas Sosial bersama jajaran TNI – POLRI dan perangkat daerah mengambil bagian aktif untuk berkampanye dan melakukan sosialiasi penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

Aksi Kampanye dan sosialiasi Penerapan Protokol Kesehatan, berlokasi di Perempatan Masbagik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur, sesuai dengan permintaan Camat perangkat daerah setempat. Jalur pengguna jalan sasaran, sehingga kampanye memakai masker menjadi lebih luas.

“Kampanye sosialiasi disiplin Penerapan Protokol Kesehatan dirangkaikan pembagian 5.800 lembar masker pada masyarakat dan pengguna jalan,” ungkap Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H. Ahsanul Khalik disela – sela kegiatan tersebut.

Menurut Khalik, giat sosialisasi ini merupakan amanat dan perintah Gubernur serta Wakil Gubernur NTB. Bahwa semua wilayah di NTB harus terjaga dari penyebaran Covid-19 agar semua wilayah masyarakat dapat memahami pentingnya disiplin dalam menjalankan Protokol kesehatan. Dalam aksi ini Dinas Sosial Provisi NTB dan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur, mengerahkan sedikitnya 30 Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Camat Masbagik H. Muhidin kembali menegaskan aksi bersama ini merupakan langkah untuk mencegah penularan covid-19. Agar para pengguna jalan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Ingat, Pelaksanaan pemberian sanksi bagi masyarakat yang tidak menggunakan Masker di ruang publik memiliki dasar yang jelas sesuai Perda no 7 tahun 2020 dan Pergub no. 50 tahun 2020, yang akan diterapkan mulai senin 14 september 2020,” jelasnya.

Kegiatan kampanye mengawal Pergub dan Perda tersebut dimulai dengan apel bersama di lapangan Kantor Camat Masbagik yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB. Dalam apel tersebut dipastikan bahwa kegiatan sosialisasi dan pembagian masker agar dijalankan dengan cara yang humanis dalam melakukan peneguran sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat.

Sementara itu anggota polisi lalu lintas mengatur jalan agar tidak macet, serta memastikan pengguna jalan tetap mengutamakan keselamatan. Tata cara bertindak petugas dilapangan harus mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan tertib serta dihimbau untuk tidak berkerumun dan kumpul-kumpul.

Kepala Dinas Sosial Lombok Timur H. Ahmat, meminta agar Pemprov NTB melalui Dinas Sosial Provinsi NTB terus melaksanakan kegiatan yang sama secara terjadwal. Harapannya agar lebih meningkatkan kesadaran masyarakat dalam disiplin menerapkan Protokol Kesehatan untuk memutus penyebaran copid 19. Lebih khusus di Lombok Timur dan Wilayah NTB umumnya.

“Aksi sosialisasi dan pembagian masker serta peneguran bagi yang tidak menggunakan masker, alhamdulillah berjalan aman, lancar dan terkendali,” kata Ahmat

Kegiatan yang penuh keakraban itu dirangkaikan pula dengan serah terima peminjaman mobil tengki air bersih selama 3 bulan kedepan. Penyerahan dilakukan oleh Kepala Dinsos Provinsi NTB kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur, yang akan dipakai dalam penanganan dampak kekeringan di wilayah Lombok Timur.

Selain itu dilakukan juga Penyerahan APD kepada Puskesmas Masbagik. Kemudian Penyerahan masker, buku Copid 19, hansanitizer dan APD kepada Camat masbagik, Kepala Desa Masbagik Utara Baru dan Kepala Desa Masbagik Selatan.

Diharapkan kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat untuk membangun kebersamaan melawan wabah covied-19 di semua wilayah NTB.

Aka