Lombok Barat – Lengkap sudah pencapaian Aruna Senggigi Hotel sebagai hotel pertama di NTB yang mengantongi Sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment). Setelah sebelumnya menerima predikat dari Pemprov NTB, kali ini menyusul Kabupaten Lombok Barat yang juga mengakui pengeloaan Hotel Aruna yang mendukung kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kenyamanan lingkungan. Sertifikat CHSE diterima Aruna Senggigi dari Pemkab Lombok Barat pada acara Diskusi Forum Tata Kelola Pariwisata (FTKP) pada Rabu (2/9).

Dengan diterimanya dua sertifikat tersebut, dapat dipastikan bahwa Aruna Senggigi telah lolos uji kelayakan implementasi protokol kesehatan dalam era tatanan kehidupan baru (new normal). Penilaian didasarkan pada hasil supervisi yang dilakukan oleh tim Dinas Pariwisata Provinsi NTB dan Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat secara bertahap. Tidak hanya sekali, supervisi dilakukansecara berkala untuk menjamin konsistensi Aruna Senggigi dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Diperolehnya kedua Sertifikat CHSE ini menunjukkan komitmen Aruna Senggigi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi tamu dan karyawan. Hal ini juga menjadi bukti nyata dan komitmen Aruna Senggigi kepada Pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. Kami menerapkan layanan wajib protokol kesehatan seperti penyemprotan antiseptic, penyediaan masker dan hand sanitizer, penerapan physical distancing, peningkatan frekuensi pembersihan serta penggunaan teknologi seperti QR codedan alat pembayaran digital,” ungkap Weni Kristanti, General Manager Aruna Senggigi Resort dan Convention.

Guna menjaga sistem protokol tetap berjalan, pihak Aruna Hotel bersinergi dengan PMI dan instansi kesehatan lainnya. “Kami juga bersinergi dengan instansi terkait seperti PMI Lombok Barat dalam penerapan protokol kesehatan pada beberapa acara yang melibatkan banyak orang,” katanya.

Weni mengatakan, upaya yang diterapkan pihaknya juga sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap program pengembangan pariwisata daerah serta kampanye Ayo Kembali Ke Senggigi yang digagas Pemkab Lobar. Terlebih lagi baginya, kawasan wisata Senggigi yang telah dikenal dunia menjadi salah satu kawasan destinasi utama yang patut untuk dijaga kelestariannya.

“Kami berharap hal ini dapat memberikan informasi kepada wisatawan bahwa Aruna Senggigi sebagai pelaku pariwisatasangat menyadari dan telah melakukan tindakan preventif terhadap virus Covid-19 sehingga dapat memberikan rasa aman kepada wisatawan,” pungkas Weni.

aNd