Mataram – Gubernur NTB Zulkieflimansyah menghadiri kegiatan Penandatanganan Perjanjian A3 yang berkaitan dengan Komitmen Kerja Program Strategis Daerah dan Program Unggulan antara Kepala Daerah dengan Perangkat Daerah yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur pada Senin (3/8).

Dalam arahannya, Gubernur NTB mengatakan bahwa hal ini sudah lama direncanakan, dimana Reformasi Birokrasi menjadi prioritas utama karena Pemprov NTB memiliki misi Bersih dan Melayani.

Menurutnya menjadi pemimpin di era sekarang tidaklah mudah karena ada revolusi peningkatan harapan dari masyarakat. Pada saat yang sama banyak hal yang harus diselesaikan secara terukur.

Oleh karena itu, kegiatan ini juga sekaligus menjadi momentum menjelang dua tahun pemerintahan Zul-Rohmi. “Kita mampu menandatangani kesepakatan bukan hanya eselon 2, tapi eselon 3 dan 4,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, yang menjadi tujuan terselenggaranya A3 ini adalah menjadikan birokrasi di NTB menjadi learning organization. Learning organization mensyaratkan adanya personal master yaitu kerendahan hati, kesediaan untuk belajar lebih banyak dan kemudian berubah bersama-sama.

“Personal Master harus terus ada, makanya saya minta kepada Kadis Pariwisata, Karo Umum untuk lebih banyak kantor-kantor kita ditanami bunga yang merah-merah, supaya semakin banyak bunganya, kalau mekar bercahaya, menarik perhatian, itu memberikan pesan, bunga saja berubah dan menyala hari ini, maka apa yang berubah dan menyala dari diri kita,” tutur Gubernur.

Selain itu, Gubernur menyampaikan bahwa apa yang ditanda tangani hari ini memiliki tujuan agar komunikasi dan interaksi antara atasan dan bawahan ada alatnya, agar tercipta kesan kehangatan dan terukur. “Kegiatan ini mungkin kelihatan sederhana, tapi ini sangat penting untuk birokrasi kita,” tambahnya.

Turut hadir mendampingi, Wakil Gubernur NTB, Sekretaris Daerah NTB, serta para kepala Perangkat Daerah lingkup Provinsi NTB.

Hms