Mataram – Bakal Calon Walikota Mataram dari Koalisi PKS-PDIP, Putu Selly Andayani resmi mengajukan pengunduran diri dari ASN, sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana Provinsi NTB.

Selain karena peraturan KPU, mundurnya Selly dari ASN juga agar dirinya lebih fokus dan fair menjalani perhelatan Pilkada Kota Mataram.

“Ya agar lebih fokus ke Pilkada Mataram,” kata Selly Andayani di Mataram pada Selasa (7/7).

Surat pengunduran diri tertanggal 23 Juni 2020 sudah diajukan Selly kepada Gubenur NTB Zulkieflimansyah dan Sekda NTB Lalu Gita Ariadi.

Seperti diketahui, kiprah Selly Andayani saat menjabat Kepala Dinas Perdagangan NTB kerap menjadi sorotan lantaran program pro rakyat yang baik. Namun dibalik keberhasilannya tersebut, banyak juga yang mencibir Selly memanfaatkan posisinya untuk sarana meningkatkan elektabilitas. Bahkan saat ia dalam jabatan terakhirnya yakni Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan.

Dengan mundurnya Selly sebagai ASN, diharapkan opini buruk yang sengaja dibangun sejumlah pihak itu bisa dipatahkan.

“Selama ini sebagai ASN ya saya berbuat untuk masyarakat sesuai tupoksi Dinas atau OPD yang saya pimpin. Tapi banyak yang menilai lain. Nah, sekarang lebih nyaman jadinya,” katanya.

Surat pengunduran diri Selly Andayani sudah diterima BKD NTB. Kepala BKD NTB M Nasir mengatakan, surat itu sudah diteruskan ke Pemerintah Pusat setelah ditandatangani Gubernur dan Sekda NTB.

Dbd