Mataram – Ketua TP-PKK Provinsi NTB Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah beri motivasi serta semangat, kepada para pengurus dan warga Balai Rehabilitasi Sosial Anak Yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) “Paramita” di Mataram pada Kamis (14/5). Niken meminta agar seluruh warga binaan tetap semangat dan kreatif dalam menjalani hidup sehari-hari, terlebih di bulan Ramadhan.

Niken mengatakan bahwa dirinya merasa sangat senang karena melihat banyak perubahan positif di Balai tersebut. Anak-anak di BRSAMPK “Paramita” dinilai sudah banyak melakukan kreatifitas yang membanggakan, sehingga apa yang telah dilakukan selama ini diharapkan agar tetap terjaga dengan baik.

Selain memberi motivasi, dalam kesempatan tersebut TP-PKK NTB juga menyerahkan bantuan untuk anak-anak serta bayi yang ditampung. “Mudah-mudahan mereka segera mendapatkan keluarga yang bisa memberikan kasih sayang, perhatian dan membesarkan mereka menjadi orang yang berguna,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala BSRAMPK “Paramita” Ketut Supena berterimakasih kepada Ketua PKK NTB bersama Pokja I yang sudah mengunjungi anak-anak Balai.

“Terimakasih kedatangan Ibu Gubernur, yang sangat memperhatikan anak-anak yang ada di balai ini”, ucap Ketut Supena. Hal ini membuktikan bahwa Ketua TP-PKK sangat peduli terhadap keberadaan anak-anak yang memerlukan perlindungan khusus. Mudah-mudahan dengan dukungan ini kami terus semangat mencapai kapabilitas sosial, tentunya dukungan selalu kami harapkan,” katanya.

Ia berharap anak-anak yang kini ada di BRSAMPK “Paramita” menjadi anak yang baik yang memiliki kapabilitas sosial dan responsibilitas sosial di masyarakat. Kelak mereka diharapkan memiliki kemandirian secara ekonomi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) NTB Putu Selly Andayani, juga meminta kepada masyarakat NTB agar ikut andil dan berpartisipasi memberikan sentuhan kasih sayang kepada anak-anak di Balai tersebut.

“Berikanlah kasih sayang kepada anak-anak kita di sini. Jangan ada kehamilan yang tidak dikehendaki. Semoga ibu-ibu di NTB menjadi ibu-ibu yang hebat di masa depan,” ujarnya.

Hms