Mataram – Gugus Tugas Covid-19 NTB kembali memutakhirkan data terkonfirmasi positif pandemi dari hasil uji swab 176 sampel di 3 Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) NTB. Sebagaimana data resmi yang dirilis Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 NTB pada Kamis (7/5), bahwa total sementara jumlah penderita kini mencapai 312 kasus.

Namun yang menggembirakan, jumlah pasien sembuh juga terus bertambah, mengejar angka terkonfirmasi positif mencapai 81 orang. Selain itu sebanyak 225 orang pasien positif Covid-19 yang masih dalam perawatan, juga dikabarkan dalam kondisi yang terus membaik.

Seiring dengan terus meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Pemprov NTB pun semakin memperkuat strategi pencegahan termasuk melokalisasi penderita dari kontak dengan warga lain. Selain itu dalam rangka meningkatkan pelayanan medis kepada masyarakat, maka Pemerintah Provinsi NTB membuka Rumah Sakit Darurat yang secara khusus akan melayani pasien Covid-19.

Rumah sakit ini berlokasi di Asrama Haji, Jl. Lingkar Selatan Mataram, dengan kapasitas 82 kamar pasien dan 164 tempat tidur. Sementara Tenaga medis dan non medis yang bertugas terdiri dari dokter konsultan spesialis paru 5 orang, dokter umum 10 orang, perawat 30 orang, analis/swaber 4 orang, rekam medis 4 orang, cleaning service dan security 27 orang serta tenaga lainnya 10 orang.

Nantinya RS Darurat ini akan melayani pasien dengan kriteria OTG dan ODP dengan hasil swab positif, PDP ringan yang terkonfirmasi positif serta pasien positif Covid- 19 yang berusia 15 tahun sampai 60 tahun tanpa gejala komobid.

“Sedangkan pasien dengan gejala sedang dan berat tetap dirujuk ke RS Rujukan yang ada di seluruh wilayah NTB, baik RS rujukan utama (first line) maupun RS rujukan pendukung (second line). Dengan adanya tambahan RS Darurat Khusus Covid 19 ini, diharapkan semua pasien Covid-19 di NTB mendapatkan tempat perawatan yang baik dan tepat, sehingga bisa mempercepat proses kesembuhannya,” ucap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, Lalu Gita Ariadi.

aNd