Mataram – Aksi peduli terhadap warga yang terdampak akibat kebijakan physical distancing kembali dilakukan M Taufik Budiman (MTB), Lembaga M16 dan Pemuda Nahdatul Wathan.

Aksi dermawan tokoh dan lembaga itu dilakukan dengan berbagi Sembako dan masker gratis untuk warga, khususnya keluarga besar Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Gomong Kota Mataram pada Jumat pagi (10/4).

Aksi inipun dilakukan dengan menerapkan aturan. Dalam pelaksanaannya, puluhan warga Jamaah NW yang terdampak Covid-19 datang berbondong-bondong dan menjaga jarak sekitar satu meter untuk menerima Sembako. Mereka juga dipasangkan masker gratis agar tetap menjaga kesehatan, mengingat imbauan pemerintah agar semua masyarakat wajib menggunakan masker.

Muhamad Taufik Budiman (MTB), mengatakan kegiatan ini sudah dilakukan sejak Selasa pekan lalu di beberapa tempat, seperti Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur dan kini kembali didistribusikan di Mataram.

“Ini semoga dapat bermanfaat terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.

Ia juga mengatakan kegiatan tersebut menggambarkan budaya gotong royong sebagai ciri khas masyarakat Indonesia, khususnya saat sedang terjadi musibah atau bencana.

“Semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa harus dihidupkan lagi. Beberapa bulan kita mungkin terpecahkan oleh isu yang sudah lewat (Pilpres), ini saatnya di pandemi kita bersama bahu membahu membangun bangsa ini,” serunya.

Sementara itu Ketua Pemuda NW NTB, M. Zainul Pahmi, mengatakan aksi sosial dengan berbagi Sembako menyasar kepada masyarakat ekonomi ke bawah. Seperti masyarakat yang menerima upah harian, dan saat ini tidak dapat bekerja karena kebijakan Diam di Rumah (Stay at Home).

“Kita memang menyasar masyarakat kita yang terkena dampak ekonomi akibat COVID-19. Mereka yang dulu sebelum ada pandemi dapat bekerja dengan upah harian, kini tidak dapat lagi bekerja,” katanya.

Fahmi menyampaikan pada pendistribusian bantuan sosial ini terdapat 100 paket Sembako bagi warga yang membutuhkan.

“Ini adalah tahap awal dan nanti akan kita libatkan alumni-alumni kita yang tersebar di setiap kecamatan, kabupaten/kota. Ini adalah trigger oleh Bang Taufik Budiman untuk menjadi pemicu bagi yang lain berbuat. Ini saatnya solidaritas sosial kita bangkitkan,” kata Pahmi.

Ragam ucapan syukur pun dilontarkan warga penerima Sembako gratis kepada dermawan yang telah meringankan beban mereka.

Dbd