Mataram – Gubernur NTB Zulkieflimansyah uji cobakan motor “Lingsar”, motor listrik karya siswa SMKN 1 Lingsar Lombok Barat. Kendaraan listrik bertenaga 3.500 watt ini, nantinya akan di operasikan untuk mengangkut sampah guna mendukung program zerowaste NTB.

Gubernur mengatakan, terciptanya motor listrik membuktikan bahwa anak-anak NTB bisa menciptakan sebuah karya berteknologi tinggi. Terlebih lagi, motor listrik ini nantinya diyakini akan memberikan nilai tambah bagi peningkatan ekonomi masyarakat, sejalan dengan program Industrialisasi yang digagas Pemerintah Provinsi.

“Ini memberikan semangat kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat, bahwa kita bukan hanya mampu memproduksi produk-produk tradisional yang bernilai rendah,” ungkapnya.

Dari teknologi karya siswa NTB ini, Gubernur menilai bahwa masyarakat harus punya lompatan dan keberanian untuk memproduksi barang – barang yang memiliki nilai tambah. Namun meski belum sempurna, motor listrik ini diyakini akan terus mengalami kemajuan dan kesempurnaan di masa yang akan datang.

“Segala sesuatu itu tercipta dua kali yaitu pertama dalam pikiran kedua dalam kenyataan,” tuturnya.

Gubernur juga mengatakan jika kendaraan listrik oleh siswa ini tidak akan diproduksi masal secara paten, melainkan lebih pada penciptaan prototype atau percontohannya saja. Motor-motor ini lanjutnya akan dipesan dan dirakit oleh UKM-UKM di NTB melalui pengawasan atau supervisi SMK 1 Lingsar dan sekolah lain. Termasuk kalau ada siswa SMKN Lingsar yang tertarik dengan UKM akan segera dibantu untuk proses pembuatan usahanya.

“Tugas kami pemda adalah menyediakan pasarnya, membeli produknya untuk kemudian kita pakai sendiri, kita distribusikan ke desa-desa dan sekolah-sekolah agar terjadi Learning by Doing (belajar dan menerapkan),” tegasnya.

Koordinator Pengembangan Teknologi Tepat Guna, SMKN 1 Lingsar, Irwan Ardy Tiadaya menjelaskan kendaraan tersebut memiliki spesifikasi panjangnya 2,40 m dengan lebar 1 m, sehingga bisa masuk ke gang-gang kecil. Mesinnya memiliki kekuatan 3,5 KW atau 3.500 Watt yang dilengkapi baterai 80 AH sebanyak 8 buah.

“Diprediksi kemampuan tempuhnya mencapai 70 sampai 80 km. chargingnya sekali, dalam kondisi kosong, bisa 8 jam. Chargingnya bisa dari berbagai sumber, bisa dari tenaga matahari dan bisa tenaga listrik PLN,” katanya.

Isu polusi dan pemanasan global menjadi latar belakang utama terciptanya motor ramah lingkungan ini. Kehadiran motor ini lanjutnya menjadi solusi terhadap masalah-masalah tersebut.

Hms