Mataram – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Hanura NTB berdirikan layar koalisi bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Beringin Karya untuk mendukung pasangan Muhammad Ruslan dan Nasaruddin sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dompu periode 2020 – 2025 mendatang. Keputusan ini menjadi final yang ditetapkan melalui rapat pleno dari 4 partai koalisi, dengan pertimbangan yang matang.

Ketua DPD Hanura NTB Syamsu Rijal saat ditemui pada Selasa (18/2) menegaskan final untuk mengusung pasangan Ruslan dan Nasaruddin tertuang dalam Surat Pernyataan Kesepakatan Berkoalisi yang digelar pagi tadi. Syamsu Rijal mengatakan, salah satu pertimbangannya adalah karena Muhammad Ruslan meski muncul dengan basic pengusaha, namun sudah tidak asing di dunia birokrasi sebagai putra dari mantan Bupati Dompu.

“Hanura bersama PKS, PDI-P dan Berkarya sepakat mengusung pasangan Muhammad Ruslan dan Nasaruddin. Pertimbangannya, pasangan ini kita lihat dari hasil survei internal mendudiki posisi tertinggi sementara. Ruslan dari silsilah sudah bergelut dalam dunia pemerintahan, dia anaknya Mantan Bupati Dompu jadi sudah mumpuni dalam birokrasi. Sementara pasangannya Nasaruddin merupakan sosok politisi yang cukup baik di Dompu,” katanya.

Dengan diusungnya pasangan bakal calon ini, Hanura pun memastikan telah menutup buku untuk calon lain. Bersama koalisi 4 partai di Dompu, telah cukup untuk membuktikan keseriusan bertarung pada Pilkada serentak nanti. Dan bahkan tidak hanya Dompu koalisi kuat itupun pasalnya tengah menjaring bakal calon untuk meramaikan Pilkada di Bima dan Sumbawa.

“Saat ini di Dompu itu PKS ada 2 kursi, Hanura 2 kursi juga, PDIP 1 kursi dan Berkarya 1 kursi jadi total ada 6 kursi partai cukup untuk kita mengusung calon,” jelas Rijal.

Berita acara rekomendasi pengusungan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu, disampaikan Rijal telah ditandatangani bersama oleh ke empat partai koalisi. Masing – masing partai sebagaimana mekanismenya, akan menyerahkan nama tersebut untuk diajukan ke DPP.

“DPD Hanura memutuskan untuk segera dibawa ke DPP. Rencana nama pasangan ini pada senin dibawa kolektif dengan berkas pencalonan daerah lain,” pungkasnya.

aNd