Lombok Barat – Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah resmikan Desa Wisata dikawasan Taman Sesaot Narmada sebagai pelengkap kawasan wisata berbasis Desa di Lombok pada Sabtu (11/1). Desa wisata inipun dinamai Kawasan Wisata Sekawan Sejati yang merupakan gabungan dari 3 Desa wisata alam dan budaya dikawasan tersebut.

Tiga desa itu diantaranya Desa Sesaot, Desa Buwun Sejati dan Desa Pakuan. Penamaan Sekawan Sejati juga agar dikenal lebih akrab dan memiliki ciri khas tersendiri, dibandingkan dengan desa – desa wisata yang dimiliki NTB.

Dalam kesempatan itu, Wagub Rohmi menyampaikan tentang pentingnya tata kelola manajemen yang profesional sebagai kunci dari berkembangnya sebuah desa wisata. Selain itu, pengelolaan lingkungan yang asri dan bersih juga akan memberikan dampak positif bagi wisatawan yang datang, disamping kedepan dapat mengedukasi untuk kesadaran dalam memilah sampah.

“Sampah harus menjadi sumber daya, bukan menjadi penyebab musibah seperti banjir. Kelola sampah organik untuk pakan ternak dan non organik di jual di bank sampah. Jika sekawan sejati mampu mengelola dan memberikan perhatian kedua hal tersebut, tidak menutup kemungkinan Sekawan Sejati akan terkenal,” ucapnya.

Tak hanya pesan positif, Wagub juga memberi apresiasi tinggi bagi seluruh elemen masyarakat yang dinilai memiliki kekompakan tinggi, khususnya dalam hal merajut kearifan budaya menjadi sebuah desa wisata. Ia optimis Sekawan Sejati nantinya akan mampu dikenal dunia.

Ia menegaskan kemajuan desa tidak hanya tergantung kerja pemerintah saja, tapi juga semangat dan keterlibatan masyarakat bersama para tokoh yang ada.

“Tiga desa ini luar biasa yang menjadi satu kesatuan potensinya luar biasa, alamnya sangat indah subur, sehingga memang sangat optimis Sekawan Sejati ini menjadi destinasi wisata yang terkenal di dunia,” katanya.

Hadir dari Pemda Lombok Barat, PLT Kepala Dinas Pariwisata Lale Prayatni, yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov NTB karena telah meresmikan Desa Wisata Sekawan Sejati menjadi destinasi wisata.

“Kalau jalan rabat yang di Sesaot ini kita yang kerjakan. Sedangkan Pemerintah Provinsi NTB fokus di Aik Nyet,” jelas Lale.

Di tempat terpisah Kepala Desa Sesaot Yuni Hariseni berharap dengan diresmikannya Kawasan Sekawan Sejati sebagai destinasi wisata, kolaborasi antar ketiga desa semakin baik.

“Tiga desa ini ke depan menjadi satu paket supaya kita bisa membangun Bumdes bersama Pokdarwis bersama. Dengan catatan ada MoU untuk tiga desa. Supaya pembagian hasil bisa sejalan sehingga apa yang diinginkan bersama tercapai,” ujar Yuni.

Potensi dari 3 desa kawasan wisata sekawan sejati tentu sudah tidak asing bagi masyarakat, seperti Desa Sesaot dengan Pusat Rekreasi Masyarakat (Purekmas), penataan trekking dan penataan lingkungan, kemudian Desa Buwun Sejati yang memiliki air terjun dan pemandian, sementara Desa Pakuan memiliki Masjid China.

aNd