Lombok Timur – Kunjungi Pondok Pesantren Nurul Mukhlisin NW Lombok Timur pada Selasa (7/1), Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengajak masyarakat untuk mengembangkan ekonomi keummatan. Hal ini di dasari karena potensi – potensi Ponpes di NTB sangatlah banyak.

“Maju tidaknya pondok kita tergantung dari aktivitas ekonominya, jadi pondok-pondok tidak boleh dikunjungi saat menjelang pilkada saja, aktivitas ekonominya (ponpes) harus hidup,” kata Gubernur NTB.

Demikian juga denganpotensi alam yang ada di NTB sangatlah banyak. Namun potensi tersebut ditegaskan Gubernur tidak boleh dikelola oleh orang lain.

“Jangan sampai kekayaan alam kita yang punya, tapi yang mengelola adalah orang lain, saya minta anak-anak ponpes melihat proses penambangan di PT AMNT, hal ini kami lakukan agar kita tidak jadi penonton di daerah sendiri,” tegasnya.

Gubernur juga meminta agar ponpes dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah yang nantinya dapat mendatangkan keuntungan ekonomi.

“Sampah itu kalau tidak diolah akan mendatangkan penyakit, bisa jadi petaka bagi kita semua, tapi kalau pandai mengelolanya, bukan mustahil mendatangkan keberkahan buat kita semua. Daerah kita bersih secara ekonomi kita juga mendapat impact yang sangat baik,” tambah Gubernur Zul.

Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy, yang hadir dalam acara tersebut menyambut baik gagasan gubernur tersebut, ia berterimakasih atas kehadiran dan sumbangsih yang diberikan untuk kabupaten Lombok Timur.

Hms