Sumbawa – Gubernur NTB Zulkieflikansyah menggelar Reuni dengan teman-teman sekolahnya, waktu menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sumbawa pada Minggu (05/01). Kegiatan tersebut digelar di kediaman salah seorang teman sekelas Gubernur, di Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa.

Puluhan orang peserta hadir untuk bersilaturahmi sekaligus mengenang kembali masa-masa sekolahnya. Hadir juga Wali kelasnya, Abdul Azis yang menuturkan kisah Gubernur Zulkieflimansyah ketika menjadi muridnya.

“Di mata saya, Pak Gubernur ini siswa yang disiplin. Tidak ada yang negatif saat saya jadi Wali kelasnya,” ungkapnya.

Karena kedisiplinan itu, ia menilai orang nomor satu di NTB itu termasuk murid yang patut diteladani, karena pergaulan dan kebersamaan dengan teman-teman yang lain dinilai baik dan bersahabat. Sehingga katanya, seluruh teman satu kelasnya pun merasa senang dengan sikap dan pergaulannya.

“Gubernur ini pintar juga anaknya,” ungkapnya.

Sebagai orang yang pernah mendidiknya, Ia mengaku bangga dan bersyukur. Abdul Aziz bahkan tidak pernah menyangka bahwa Zulkieflimansyah telah menjadi Gubernur NTB saat ini.

Sementara itu, Gubernur Zull menyampaikan reuni dan silaturahmi seperti itu harus dimaknai sebagai pertemuan terakhir. Karena, tidak ada yang menjamin bahwa usai kegiatan itu semua masih hidup.

“Kenapa pesan kematian ini perlu disampaikan, bukan karena kita takut mati. Tapi sesungguhnya kenapa kita harus menyiapkan kematian dan memaknai sebuah pertemuan sebagai pertemuan kita terakhir, supaya kita mampu menghadirkan kesan yang baik pada saudara-saudara kita,” ungkap Gubernur Zul.

Bang Zul juga mengingatkan pentingnya bersedekah. Ia menyebut tidak ada orang yang banyak memberi akan jatuh miskin. Justru keberlimpahanlah yang didapat oleh seseorang yang senang membantu dan bersedekah.

Karena itu, Ia bersyukur dan merasa senang dapat berkumpul serta bersilaturahmi dengan sahabat juga gurunya.

Hms