Mataram – Usai upacara dalam rangka memperingati HUT NTB ke 61 pada Selasa (17/12) di Lapangan Bumi Gora, Gubernur bersama Wakil Gubernur mengunjungi stand industrialisasi dari berbagai kabupaten/kota, lembaga, serta UKM. Beragam produk baik pangan, kerajinan hingga pameran tanaman hortikultura ditampilkan pada kegiatan expo ini.

Dalam kesempatan ini, Gubernur menegaskan akan pentingnya industrialisasi. Industrialisasi ini diyakini mampu meningkatkan nilai tambah produk itu sendiri.

“Industrialisasi ini bukan konsep yang mewah, tapi sebenarnya kita harus mulai bergerak dari pertanian kepada peningkatan nilai tambah,” jelasnya.

Gubernur menilai Provinsi NTB sudah berani melakukan berbagai macam gebrakan, khususnya dalam hal industrialisasi. NTB kini memiliki mesin-mesin pengolah yang diharapkan dapat meningkatkan produktifitas.

“Bukan lagi sekedar manggis dan kopi, tapi harus produk-produk yang punya nilai tambah, misalnya kopi mulai diolah kemudian manggis mulai diolah dan lain sebagainya itu disebut dengan industrialisasi,” terangnya.

Hal sama diungkapkan juga oleh Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah. Ia berharap selain industrialisasi, program-program lain yang merupakan program unggulan juga mampu direalisasikan oleh Pemprov NTB.

“Industrialisasi jalan, zero waste step by step terimplementasi, hutan-hutan tertanami, revitalisasi posyandu jalan, desa wisata maju, kemudian kita punya NTB Satu Data juga,” harapnya.

Hms