Mataram – PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) sinergi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pemerintah Provinsi NTB serta beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan, memberikan bantuan pasang baru listrik untuk 6.800 rumah tangga (RT) tidak mampu sebagai upaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Provinsi NTB.

Sepanjang tahun 2019, rincian penerimaan bantuan yang disalurkan oleh PLN diantaranya berasal dari Kementerian ESDM sebanyak 1.525 RT, Pemerintah Provinsi NTB sebanyak 950 RT, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara International Lombok sebanyak 318 RT, PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara sebanyak 2.500 RT, PT PELNI (Persero) sebanyak 100 RT, PT ASABRI sebanyak 50 RT, dan PT Pontil sebanyak 200 RT. Sementara PLN memberikan bantuan pasang baru listrik untuk 1.157 RT, dengan rincian 1.000 RT dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan 157 RT berasal dari Program One Man One Hope (OMOH).

“Ini merupakan komitmen PLN untuk terus melistriki seluruh masyarakat. Alhamdulillah usaha kami mendapatkan dukungan dari berbagai pihak untuk sinergi melistriki masyarakat tidak mampu,” tutur General Manager PLN UIW NTB, Rudi Purnomoloka pada Rabu (18/12).

Penerima bantuan pasang baru listrik gratis ini tersebar di seluruh wilayah NTB, yaitu Kabupaten Bima sebanyak 575 RT, Kota Bima sebanyak 83 RT, Kabupaten Dompu 181 RT, Kabupaten Sumbawa sebanyak 1.360 RT, Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 397 RT, Kabupaten Lombok Barat sebanyak 887 RT, Kabupaten Lombok Tengah 2.197 RT, Kabupaten Lombok Timur sebanyak 869 RT, Kabupaten Lombok Utara sebanyak 201 RT.

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah saat penyerahan bantuan secara simbolis menyampaikan apresiasinya atas kerja keras PLN dalam melistriki Provinsi NTB, pada Sabtu lalu.

“Terima kasih atas kerja keras dan sinerginya, menjalankan tugas mulia tanpa istirahat, sehingga masyarakat dapat hidup lebih baik demi kenyamanan. Banyak hal yang menjadi lebih mudah berkat PLN,” ujar Zulkieflimansyah.

Hingga bulan November 2019, rasio elektrifikasi di NTB telah mencapai 99,6 persen. Dengan sinergitas antara PLN dengan berbagai pihak diharapkan dapat terus meningkatkan rasio elektrifikasi hingga seluruh masyarakat di NTB dapat terlistrikkan.

mWatt