Sumbawa Besar – Beranjak menuju usianya yang ke 61 tahun, Provinsi NTB menggelar ragam kegiatan sebagai rangkaian peringatan yang jatuh pada tanggal 17 Desember nanti. Berbagai kegiatan rangkaian peringatan HUT NTB itu juga digelar dengan Pencanangan Gerakan NTB Hijau di Dusun Kayu Madu Desa Labuan Badas Kabupaten Sumbawa pada Kamis (12/12).

Bersama masyarakat Desa setempat, perguruan tinggi, TNI/POLRI serta Perangkat Daerah dan PKH se-NTB, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menanam pohon pada lahan seluas 5 hektar. Ke depan, Desa ini kata Gubernur direncanakan menjadi destinasi wisata buah bagi masyarakat.

“Mohon kepala kepala desa, camat dan Bupati, kalau ada oknum yang menebang pohon atas nama keserakahan, dia bukan hanya menumbangkan pohon yang berusia ratusan tahun. Namun juga menumbangkan kesempatan generasi masa depan untuk melihat indahnya hutan kita,” kata Gubernur.

Gubernur menghimbau masyarakat untuk belajar mencintai dan menghargai pohon serta lingkungan. Sebab, kadang kebahagiaan itu muncul, hanya dengan melihat indahnya hutan dengan pohon yang menjulang tinggi.

“Kadang saya berjalan di jalan yang jelek itu, menyaksikan pohon yang besar dan tinggi ratusan meter. Kadang kepuasan batin itu bisa didapat dengan melihat pohon-pohon itu,” ungkapnya.

Bang Zul menegaskan bahwa masyarakat tidak harus menunggu Bupati, Gubernur dan Presiden untuk menghijaukan NTB. Masyarakat bisa memulai dari diri sendiri, keluarga atau masyarakat terdekat.

“Mudah-mudahan melalui gerakan ini, dalam waktu yang tidak terlampau lama, kita bisa tersenyum menyaksikan NTB hijau kembali,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk mendukung gerakan menghijaukan NTB. Ia mengatakan, Pemda Sumbawa telah mencanangkan program tanam pohon untuk mengembalikan fungsi hutan.

“Kami coba dengan menanam Sengon. Karena umur Sengon ini enam tahun, tentu tidak ada petani yang mau menanam itu, karena hasilnya tunggu enam tahun. Kami sikapi dengan menanam di bawahnya pohon Porak,” katanya.

Pada pencanangan itu juga, Gubernur menyerahkan kredit usaha tunda tebang kepada enam kelompok senilai Rp6,6 miliar dan bantuan hibah kepada seluruh kelompok di sepuluh desa di Kabupaten Sumbawa, senilai Rp3,2 miliar.

Hms