LOMBOK BARAT – Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll bersama Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Satriyo Wibowo menghadiri acara Pembukaan Festival Pusuk Lestari 2019 yang diselenggarakan oleh Kepala Desa Pusuk Lestari dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) bekerjasama dengan dinas Pariwisata Kab. Lombok Barat dan di buka oleh Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid, bertempat di Puncak Pusuk Restaurant Dusun Pusuk Desa Pusuk Lestari Kec. Batulayar, Minggu (23/11).

Dalam kesempatan tersebut Dandim memberikan apresiasi atas antusias masyarakat untuk membuat kreatifitas baru dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat dan menjadikan minuman khas tuak manis (aren) sebagai salah satu ikon wisata kuliner disamping menawarkan keindahan alamnya yang luar biasa.

Ia menyatakan bahwa pihaknya akan selalu mendukung semua program Pemerintah Daerah dan juga ditingkat Desa dalam memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dunia pariwisata.

“Tentunya pengembangannya membutuhkan waktu dan membuat event-event tertentu untuk menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara seperti yang dilaksanakan kegiatan Festival Pusuk Lestari ini dan masih banyak lagi upaya-upaya yang harus dilakukan seperti melestarikan adat dan budaya dan menjaga keindahan serta kelangsungan hutan di pusuk itu sendiri,” ujarnya.

Efrijon menyatakan perkembangan teknologi informasi saat ini tidak memberikan batasan sehingga berdampak pada akulturasi budaya yang dapat memberikan pengaruh positif dan negatif.

“Ini merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama dengan menyiapkan segenap sumber daya untuk membentengi diri sehingga bisa menangkal pengaruh negatif yang ditimbulkan dari akulturasi tersebut,” tegasnya.

Perkembangan teknologi informasi, lanjut orang nomor satu di jajaran Kodim 1606/Lobar tersebut, juga bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan destinasi wisata Pusuk yang dilengkapi berbagai macam ikon-ikon yang bisa dikunjungi sebagai penarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Tidak hanya itu, Dandim juga mengajak dan menghimbau seluruh pihak untuk senantiasa menjaga keamanan wilayah, karena kemajuan pariwisata di suatu daerah tidak terlepas dari keamanan dan ketertiban masyarakat didaerah tersebut.