Mataram – Satu lagi, figur calon Wali Kota Mataram yang disuarakan publik Mataram. Ia adalah Imam Sofian, tokoh muda Mataram yang selama ini dikenal sebagai Pengacara sekaligus Ketua Projo (Pro Jokowi) NTB.

“Imam figur urban yang pas untuk Mataram hari ini,” kata Koordinator Perhimpunan Mataram, Nashib Ikroman kepada wartawan pada Rabu (13/11).

Penilaian ini disebutkan Nashib selaku Ketua Perhimpunan Mataram yang beranggotakan warga Kota dan stakeholder Kota Mataram, dihimpun dari banyak kalangan dan pihak yang peduli dengan kemajuan Kota Mataram. Menurutnya, figur-figur yang muncul hendak maju dalam Pilwali Kota Mataram masih figur-figur yang dipastikan hanya untuk kepentingan bisnis.

Padahal, Mataram membutuhkan hal lebih jika hendak menjadikan Mataram, kota sesuai tuntutan zaman.

“Imam itu pekerja seni dan pekerja kreatif. Pengalamannya sebagai pengacara juga tentu mejadikannya paham dengan regulasi pemerintahan,” bebernya.

Kehadiran Imam, diyakini pria yang pernah bergelut didunia Politik sebagai Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat NTB itu akan menjadi disrupsi positif bagi Kota Mataram, seperti disrupsi yang dihadirkan startup-startup digital. Sebab, mengelola sebuah kota, tidak bisa lagi dengan cara pandang konvensional, ditengah masyarakatnya yang terus berkembang dari semua sisi. “Imam mewakili kaum urban dan milenial,” tuturnya.

Nashib menilai, Mataram harus dibangun dengan adu gagasan, bahkan debatnya hingga level teknis selayaknya yang terjadi pada kota-kota maju lainnya. Namun menurutnya saat ini, hampir tidak ada perdebatan ide yang dilahirkan para kandidat.

“Jangan yang jadi diskusi publik, Mataram hendak dipimpin anaknya siapa dan istrinya siapa. Atau pernah menjabat apa, asalnya dari mana. Ini kota, masak diskusinya masih primordial,” tandasnya.

Imam pun diharapkan dapat menempuh jalur perseorangan dan jalur parpol yang sah jika dibutuhkan untuk maju sebagai calon.

“Kedua jalur ini scara kesiapan tidak ada masalah. Mana yang akan dipilih, tunggu saja nanti saat daftar di KPU,” tandasnya.

Dbd