Lombok Barat – Visi Kabupaten Lombok Barat menjadi penekanan penting Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Barat, H. Moh. Taufiq saat membuka pertemuan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daersh (RPJMD) Kabupaten Lombok Barat 2019-2024, bersama Organiasi Perangkat Daerah (OPD) pada Senin (20/5) di Lombok Barat. Sekda meminta agar seluruh OPD bekerja keras dan semua program harus dikerjakan sesuai sistem.

“Hal ini jangan sampai dianggap sebagai kegiatan rutin, jika itu yang terjadi, maka capaian visi-misi bupati dan capaian program bupati 2019-2024 tidak bisa kita capai,” pesannya.

Ditekankan Taufiq, semua program supaya dicermati dengan baik, jangan kemudian diserahkan kepada bagian program sebelum menyusunnya bersama-sama dengan sekretaris, kabid, serta menerima saran baik dari tokoh agama dan masyarakat, juga dari para akademisi untuk menjadi acuan.

“Jangan asal jadi, karena banyak sekali istilah dalam menyusun RPJMD harus debat dulu dengan ini dan itu,” tegas Taufiq di hadapan Wakil Bupati Hj. Sumiatun, Kepala OPD, tokoh agama dan masyarakat, serta sejumlah perwakilan komunitas.

Taufiq juga menyinggung soal program Gerakan Terpadu (Gerdu). Ia mengatakan, program itu ditekankan supaya jangan terlalu banyak, apalagi mengakibatkan dukungan dana yang banyak dan tidak sesuai dengan proyeksi pengembangan ke depan. Terhadap hal ini, sekda meminta kepada Bappeda NTB dan akademisi untuk mengkritisi.

“Coba dikritisi apa yang pernah kami buat supaya segera menjadi sesuatu yang nyata. Meskipun visi itu adalah mimpi, tapi mimpi jangan di siang bolong. Mimpi itu di tengah malam,” tegas sekda.

Agar semua terwujud lanjut sekda, semua OPD harus betul-betul mempelajari apa visi dan misi yang dicapai pada 2019-2024. Salah satunya dalam target mencapai SAKIP dengan predikat ‘A’. Semua dapat terwujud dengan sama-sama bekerjasama.

“Selama kita kompak, selama kita berinovasi dalam mencapai visi Lombok Barat MANTAP, tiap OPD harus berinovasi mencapai satu prestasi membanggakan untuk daerah,” harapnya memberi semangat.

Dalam kesempatan itu sekda menantang seluruh OPD untuk menciptakan satu inovasi di tiap OPDnya.

“Tiap kecamatan mampu berinovasi di tingkat kecamatan, agar inovasi itu menjadi kebanggaan daerah, karena dalam visi Lombok Barat, sejatinya ada kata berprestasi,” pungkasnya.

Hms