Mataram – Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah bersama istri dan rombongan sejumlah anggota unsur muspida, mengawali Safari Ramadhan 1440 H di Masjid Baitul Amin Lingkungan Pejeruk Kecamatan Ampenan, Sabtu (11/5).

Acara digelar dengan sholat isya dan tarawih, bersama warga setempat. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa masyarakat NTB dapat menunjukan kematangan berdemokrasi pada Pilpres dan Pileg yang diadakan pada April bulan lalu. Pesta demokrasi tahun ini berjalan lancar dan aman. Hal tersebut tak lepas dari kerja keras TNI, Polisi dan KPUD.

“Sehingga NTB bisa menjadi contoh buat seluruh Provinsi lain, bahwa Nusa Tenggara Barat memilih pemimpin tidak harus anarkis, dengan segala kekurangan dan kesederhanaan kita, kita hasilkan NTB yang Gemilang. Menuju Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghafur,” jelas Gubernur.

Dalam sambutannya Gubernur juga mengatakan masyarakat NTB merupakan salah satu yang aktif menggunakan media sosial. Sehingga tantangan kedepannya, bagaimana agar masyarakat dapat menyikapi berita-berita yang masih simpang siur atau tidak benar.

“Banyak berita yang belum tentu benar, tapi gampang meracuni masyarakat kita. Kadang-kadang kita susah sekali, mencari, menyortir mana yang benar,” tuturnya.

Gubernur mengajak masyarakat untuk menciptakan demokrasi yang sehat dan demokrasi yang berakhlak. Dimulai dengan mengubah mindset agar menjadi pemilih yang cerdas. Memilih pemimpin karena melihat visi dan misi dari calon. Gubernur menilai korupsi tidak bisa dihilangkan, selama menjadi pejabat publik itu harus dengan cara membayar.

“Dengan spirit ramadhan, kita bermunajat kepada Allah agar dihadirkan pemimpin-pemimpin yang amanah, yang betul-betul mencurahkan hatinya kepada masyarakat,” ucap Dr. Zul.

Di akhir sambutannya, Dr. Zul berharap akan dapat terus bersilaturahim untuk menyapa masyarakat, agar masyarakat tidak menilai bahwa pemimpin datang karena ada maunya.

“Buat para pemimpin, jangan menyapa masyarakat karena ada maunya saja. Tapi raih suara masyarakat, peluk bathinnya dengan keharuan. Bahwa kita hadir disini, karena mengabdi pada Allah untuk menghadirkan ketenangan dan keberkahan bagi masyarakat,” tutupnya.

Bersamaan dengan itu, Walikota Mataram Ahyar Abduh berterima kasih dan menyambut baik kedatangan Gubernur beserta rombongan di lingkungan Pejeruk tersebut.

“Kepada Bapak Gubernur, terima kasih setinggi-tingginya atas kunjungan silahturahim Bapak beserta rombongan pada malam hari ini, semoga kita semua mendapat ridho dan rahmat Allah SWT,” tuturnya.

Pada kegiatan safari Ramadhan perdana ini, Pemerintah Provinsi NTB juga menyerahkan berbagai bantuan dan stimulus untuk masyarakat, antara lain berupa bantuan untuk pembangunan masjid, dana kegiatan pemberdayaan pekarangan dan kegoatan desa mandiri pangan, modal usaha bagi fakir miskin, bibit tanaman, serta alat-alat pengolahan ikan.

Hms