Mataram – Pemilu serentak 2019, warga masyarakat datang ke Tempat Pemilihan Suara (TPS) masing-masing untuk memilih Presiden, Wakil Presiden serta wakil mereka di lembaga legislatif. Masyarakat yang memiliki hak pilih akan menyoblos tidak kurang dari 5 kertas suara. Tidak terkecuali Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang berkesempatan untuk memberikan hak pilihnya di TPS 8 Desa Bajur bersama istri tercintanya Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Setelah nyoblos, Doktor Zul beserta rombongan meninjau TPS 10 di Jalan H. Naim Geguntur Jempong dan TPS 24 di depan Kantor PJR Polda NTB di Jalan Majapahit Ampenan. Dalam kesempatan itu Doktor Zul mengatakan, jika masyarakat sudah cukup matang dalam berdemokrasi menyambut pemilihan umum. “Hampir semua tempat yang kami kelilingi, kebetulan kita pakai motor jadi gampang ke kampung-kampung, semuanya berjalan lancar. Memang karena histeria luar biasa di media massa jadi partisipasinya luar biasa, antusiasme masyarakat,” terang Doktor Zul dihadapan awak media.

Terkait proses perhitungan yang dinilai rawan, Gubernur mengatakan masyarakat kita sudah dewasa. “Memang kita kadang-kadang lebih seram membayangkan. Apa-apa bakalan susah. Tapi setelah dapat surat suaranya, ternyata gampang aja. Presiden dua-duanya baik. Dua-duanya adalah yang terbaik dari Indonesia. Siapapun yang terpilih, itulah keputusan yang terbaik dan sudah ditakdirkan oleh Allah Subhanahuwata’ala”, pesan Gubernur, ujar Gubernur tentang dinamika politik yang terjadi.

Turut mendampingi, Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTB dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi NTB.

hms